CARA KERJA/ PRAKTEK DHCP SERVER DAN CLIENT PADA DEBIAN

CARA KERJA DHCP SERVER

  1. Buka debian dan login admin, kemudian root dengan ketik perintah “su”

1

  1. Kemudian buka instalan debian server dan ketikkan “apt-get install ics-dhcp-server”

2

  1. Kita setting kejaringan terlebih dahulu. Pada adaptor 1 kita beri “Adaptor Ter-bridge” kemudian ijinkan semua.

3

  1. Ketik perintah “nano /etc/network/interfaces” ipnya kita ganti static

4

  1. Tekan “CTRL X” ketik perintah “/etc/init.d/networking restart”

5

  1. Ketik perintah “ifconfig” jika ip sudah keluar langsung lanjut, jika ip beluk keluar bisa direstart terlebih dahulu.

6

  1. Ketikkan perintah “nano /etc/dhcp/dhcpd.conf” dan nakan muncul tampilan seperti ini dan kita hilangkan tanda “#”

7

8. Lalu kita restart dengan ketik perintah “/etc/init.d/isc-dhcp-server restart”

8

  1. Ketik lagi perintah “ifconfig”

9.png

SETTING UNTUK CLIENT

  1. Setting jaringan pada adaptor 1 “adaptor ter-bridge” ijinkan semua.

11.png

  1. Ketik perintah “nano /etc/network/interfaces” ipnya harus “dhcp” karena ini sebagai “client”

22

  1. Kemudian Ctrl x dan restart dengan ketik perintah “/etc/init.d/networking restart”

33.jpg4. Kemudian masuk pada “ifconfig” kita cek apakah ipnya sudah ada

44

5. Jika sudah ada ipnya langsung kita ke ping ke ip client dengan ip “192.168.9.2”

55.png

  1. Kita juga harus ping pada ip server yaitu 192.168.9.1 jika sudah TTL kita setting dhcp server-clientnya sukses.

66.png

 

 

Iklan

MENGANALISIS UNSUR INTRINSIK NOVEL CINTA DALAM GELAS

 

DSFAG

ANALISIS UNSUR INTRINSIK CINTA DIDALAM GELAS

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun karya sastra itu sendiri. Unsur-unsur inilah yang menyebabkan karay sastra hadir sebagai karya sastra, unsur-unsur yang secara faktual akan dijumpai jika orang membaca karya sastra. Unsur yang terdapat dalam novel ini adalah sebagai berikut:

  1. TEMA

Tema dalam novel ini adalah perjuangan seorang perempuan yang menginginkan kesetaraan gender.

Bukti: Pertaman kali dalam kejuaraan catur hari kemerdekaan, perempuan ikut bertanding, dan akan melawan laki-laki (hlm 22)

  1. LATAR (TEMPAT)
  2. Latar tempat pada novel Cinta dalam gelas sangat beragam, berikut beberapa latar tempat dalam novel tersebut:
  • Belitong

Bukti: Namun,ia sering hadir dipantai-pantai indah dipulau kecil kami Belitong(hlm.02)

  • Warung kopi

Bukti: Dalam pada itu, hari ini, kudapati diriku masih duduk disini, sebagai pelayan warung kopi usah kau kenang lagi, yang tak lain punya pamanku sendiri (hlm.04)

  • Rumah, ambang jendela

Bukti: Aku tengah melamun diambang jendela waktu Jose Rizal hinggap di kawat jemuran. (hlm.241)

  • Kios ayam giok nio

Bukti: Sore itu, aku berjumpa dengan maryamah dan selamot dikios ayam giok  nio. (hlm.40)

  • Kantor detektif

Bukti: semula kami menduga, Maryamah masih berkabung sehingga kami belum mau menghubunginya. Namun, ia sendiri datang ke kantor Detektif M.Nur(hlm.98)

  1. LATAR(WAKTU)

Latar waktu pada novel cinta dalam gelas pun sangat beragam, berikut tempat dalam novel tersebut:

  • 23 Oktober

Bukti: seperti dugaanku, jika hujan pertama jatuh pada tanggal 23 Oktober, ia masih akan berinai-inai sampai Maret tahun berikutnya.

  • Pagi hari

Bukti: “kuduga, pagi ini akan berlalu dengan damai. Ia duduk dikursi malasnya(hlm 31)

  • Siang hari
  • Sore hari

Bukti: cahaya tuhan, sebagian orang menyebutnya, yakni sembrutan sinar dari langit yang menerobos celah awan gemawan, tembus sampai ke bumi berupa batang-batang cahaya, sering tampak pada sore nan mengah itu(hlm.01)

-malam hari

Bukti: “malam esoknya dalam perjalanan ke rumah Maryamah, aku tertarik melihat orang berkumpul diwarung kopi”

  1. LATAR(SUASANA)

Latar suasana pada novel cinta dalam gelas

Sedih: melalui pintu kamar yang terbuka, ia menatap ibunya yang terbaring lemah diatas tempat tidur. Salah satu yang paling ia sesali dari kehancuran rumah tangganya adalah karena ia merasa persoalan itu telah mebebani pikiran ibunya berulang kali menyatakan bahwa jodoh tak ubahnya umur, bisa panjang dan bisa pula pendek. (hlm. 88)

Tegang: “lulusan terbaik kelima” kata Bu Indri. Ia menunda menyebut namanya mungkin karena sangat istimewa (hlm. 30)

Gembira: maryamah berdiri dan menatap keatas. Jiwanya seakan terangkat kelangit (hlm. 265)

  1. TOKOH
  • Maryamah = mantan istri matarom, seorang pecatur perempuan.
  • Matarom = mantan suami maryamah, pecatur kelas handal
  • Detektif M.Nur = seorang detektif yang profesional
  • Sersan kepala zainudin = pensiun dari kepolisian dan membuka warung kopi
  • Ajudan pemegang bantal ambeien = menduduki jabatan yang ditinggalakan sersan kepala.
  • Paman = membuka warung kopi dan mencalonkan diri menjadi anggota DPRD
  • Selamot = teman sekaligus meneger maryamaH
  1. ALUR(PLOT) : menceritakan kisah perjalanan nasib enong alias maryamah yang berasal dari keluarga yang sederhana. Maryamah yang menyentuh bidak catur saja belum pernah, harus mengalahkan juara catur selama 2 tahun berturut-turut yang sekaligus juga mantan suaminya. Namun, lebih dari itu maryamah bisa menjadi tantangan berat untuk bisa menyebur ke dalam pertandingan penuh harkat bagi kaum lelaki ini.
  2. AMANAT : belajar adalah tingkat kesuksesan, dengan belajar kita dmampu meraih apa yang kita cita-citakan dikemudian hari.

MENGIDENTIFIKASI JENIS ARSITEKTUR DAN INFRASTRUKTUR LAYANAN INTERNET PADA ISP

Memahami Infrastruktur Jaringan Internet

Internet dikatakan sebagai sebuah sistem jaringan yang terbentuk dari beragam kumpulan sub-sub jaringan komputer yang tersebar di berbagai belahan bumi. Karena setiap bentuk jaringan komputer, kecil maupun besar, dapat dengan mudah dihubungkan ke dunia maya ini, maka secara kontinyu dan eksponensial, komunitas internet pun bertambah besar. Karakteristik yang demikian mengakibatkan internet tumbuh dengan pesat, tanpa ada pihak-pihak yang mengatur perkembangannya. Secara alami, pertumbuhan internet dapat dianalogikan seperti organisme (semacam mahkluk hidup), tumbuh secara pasti menjadi semakin besar dan dewasa. Berdasarkan fakta ini terlihat, bahwa secara tidak sengaja, internet telah menjadi suatu sistem yang terdesentralisasi ke beragam pusat-pusat komunitas digital (Kosiur, 1997). Tidak ada satu lembaga pun yang dapat “memerintah” komunitas yang melakukan interaksi di dunia maya, termasuk negara Amerika Serikat sebagai pelopor teknologi ini.
Sumber: David Kosiur, 1997

Secara fisik, infrastruktur jaringan internet membentuk struktur pohon hirarkis. Kabel transmisi berkecepatan tinggi (high-speed backbone networks) berfungsi sebagai tulang punggung utama dari sistem komunikasi ini. Contohnya adalah media transmisi yang dibangun dan dimiliki oleh MCI dan AT&T (yang menghubungkan benua Amerika dengan negara-negara di belahan bumi lainnya). Akses kepada infrastruktur berkecepatan tinggi ini dapat dilakukan melalui simpul-simpul komunikasi yang dinamakan sebagai Network Access Points (NPSs), yang dibangun oleh berbagai perusahaan seperti Sprint dan Pacific Bell. Simpul-simpul inilah yang menjadi “entry point” bagi berbagai jaringan regional semacam CERFnet, Uunet, dan PSInet yang keberadaannya tersebar di berbagai negara di dunia. Jaringan regional ini biasanya akan membagi beban “traffic” yang dimiliki ke berbagai simpul NAPs agar tidak terjadi proses “bottleneck” yang menyebabkan berkurangnya kecepatan akses ke “main backbone”. Di level terendah, Internet Service Providers (ISPs) menyediakan jasanya untuk menghubungkan individu maupun korporat ke infrastruktur internet melalui salah satu jaringan regional yang ada. Dari struktur ini terlihat, bahwa kinerja koneksi internet, sangat bergantung dengan kinerja rute yang dilalui, mulai dari pemakai (user) sampai dengan ke “internet backbone”.

Seperti diketahui bersama, jaringan fisik internet melibatkan beragam jenis perangkat keras dan perangkat lunak yang diproduksi oleh berbagai perusahaan besar di dunia. Untuk memungkinkan dilakukannya komunikasi antar komponen-komponen yang berbeda tersebut, tentu saja dibutuhkan aturan-aturan atau standard yang disepakati bersama (protokol). Salah satu protokol yang disepakati untuk dipergunakan di seluruh dunia adalah TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol). Bagaimana sebenarnya cara kerja TCP/IP dilihat dari prinsip-prinsip komunikasi data?

TCP/IP sebagai salah satu protokol memiliki tugas utama untuk mengelola jaringan operasi komputer agar proses komunikasi dan lalu lintas data dapat berjalan dengan baik. Pada tingkat paling atas, protokol mengatur kerja aplikasi agar dapat dipergunakan secara efektif oleh pengguna (user), sementara di tingkat paling rendah protokol berfungsi mengubah data menjadi paket-paket sinyal digital yang siap untuk ditransmisikan melalui beragam medium dari satu tempat ke tempat lainnya.
Sumber: David Kosiur, 1997

Untuk memudahkan dan memungkinkan komunikasi antar berbagai jenis perangkat keras dan perangkat lunak, International Standards Organization (ISO) mengembangkan standar arsitektur jaringan (network layers) yang terdiri dari 7 (tujuh) tingkat (layer). Model ini dinamakan sebagai OSI Reference Model. Ada dua prinsip utama yang dianut oleh OSI Reference Model ini, yaitu: Open Systems; dan Peer-to-Peer Communications. Prinsip open systems berarti bahwa beberapa sistem berbeda yang berada dalam satu layer yang sama dapat dengan mudah saling berkomunikasi dan tukar menukar data (tanpa harus ada proses konversi), sementara prinsip peer-to-peer communications berarti bahwa data yang “diciptakan” oleh sebuah layer diperuntukkan untuk layer yang sama pada sistem yang berbeda. Walaupun harus melalui layer-layer lainnya dalam proses pengiriman atau penerimaan, data yang ditransmisikan sama sekali tidak dirubah, hanya ditambahkan beberapa data yang diperlukan untuk menjalankan fungsi jaringan pada layer tersebut.

Layer tertinggi dinamakan sebagai Application Layer, karena berhubungan langsung dengan aplikasi yang dipergunakan oleh user dalam menjalankan fungsi komputernya. Layer ini merupakan bagian yang paling transparan di mata pengguna internet (user). Fungsi dari layer ini adalah untuk melakukan transfer data (dalam bentuk “application messages”) dari satu tempat ke tempat lainnya. User mengenal beberapa cara untuk melakukan transfer ini, seperti melalui email dan website. Protokol-protokol yang biasa digunakan untuk melakukan proses pada layer ini adalah FTP (File Transfer Protocol), HTTP (Hypertext Transfer Protocol), SNMP (Simple Network Management Protocol), dan DNS (Domain Naming Service). Protokol-protokol lainnya yang kerap pula dipergunakan sehubungan dengan fungsi-fungsi transmisi file pada internet adalah SMTP (Simple Mail Transport Protocol), POP (Post Office Protocol), IMAP (Internet Mail Access Protocol), dan MIME (Multimedia Internet Mail Extensions). Di bawah layer ini, terdapat Presentation Layer dan Session Layer yang berfungsi untuk mengolah data selanjutnya dari Application Layer ke dalam bentuk yang lebih ringkas dan aman (encrypted and compressed data).

Protokol TCP/IP sendiri baru ditemui pada Transport Layer (untuk TCP) dan Network Layer (untuk IP). Pada Network Layer, IP berfungsi untuk menyediakan alamat atau kode bagi sistem jaringan yang terkoneksi ke internet. Protokol lainnya yang berfungsi membantu IP dalam menentukan alamat bagi perangkat keras jaringan lain adalah ARP (Address Resolution Protocol). Sementara TCP yang berada satu layer di atasnya bersama-sama dengan protocol lain (UDP = User Datagram Protocol) pada dasarnya berfungsi menentukan ukuran paket maksimum yang dapat digunakan dan melakukan “kalibrasi” terhadap transmisi pada saat yang sama. TCP biasanya dipergunakan jika kualitas jaringan yang ada sangat baik, sementara untuk situasi sebaliknya, UDP lebih cocok untuk dipergunakan.

Sumber: https://yurindra.wordpress.com/e-commerce/memahami-infrastruktur-jaringan-internet/

Karakteristik Arsitektur Jaringan

Jaringan harus mendukung banyak jenis aplikasi dan layanan, dan beroperasi pada berbagai jenis dan tipe infrastruktur fisik. Istilah arsitektur jaringan dalam konteks ini mengacu pada teknologi yang mendukung infrastruktur dan service (layanan) dan layanan yang mengatur pengiriman pesan melalui infrasturktur tersebut.             Dalam evolusi internet dan jaringan secara umum, ada 4 karakteristik dasar yang harus dipenuhi agar memenuhi kebutuhan pengguna:

1.      Fault tolerance (toleransi kesalahan)

2.      Scalability (skalabilitas)

3.      Quality of service (kualitas)

4.      Security (keamanan)

Adapun contoh industri dari masing-masing segmen beserta perkiraan tingkat resiko bisnisnya dapat dilihat pada contoh di bawah ini sebagai:

  1. Infrastruktur Telekomunikasi (resiko tinggi).

Jaringan tetap lokal;

Jaringan tetap sambungan langsung jarak jauh;

Jaringan tetap sambungan internasional;

Jaringan tetap tertutup.

Jaringan bergerak terestrial;

Jaringan bergerak seluler;

Jaringan bergerak satelit.

Interkoneksi antar jaringan (wajib).

  1. Infrastruktur Internet.

Warung Internet (resiko sangat rendah).

Internet Service Provider (resiko sedang).

Internet Network Provider (resiko sedang).

Internet Telephony Service Provider (resiko sedang).

Internet Exchange (wajib).

  1. Hosting service.

Webhosting (resiko rendah).

FTP server (resiko rendah).

Mail (resiko rendah).

  1. Transaction type service.

E-commerce B2C (resiko sedang).

E-commerce B2B (resiko sedang).

E-commerce C2C (resiko sedang).

Portal (resiko sedang).

  1. Content / knowledge producer.

Media online (resiko sedang).

Digital library (resiko rendah).

Pendidikan jarak jauh (resiko rendah).

Production House (resiko sedang).

ARSITEKTUR

Arsitektur itu sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu dari sisi client dan sisi server. Untuk penjelasan pertama saya akan membahas mengenai arsitektur telematika. Istilah arsitekturmengacu pada desain sebuah aplikasi, atau dimana komponen yang membentuk suatu sistem ditempatkan dan bagaimana mereka berkomunikasi. Jadi secara sederhana arsitektur telematika yaitu sebuah struktur desain yang secara logic dapat meningkatkan hubungan jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

Selanjutnya akan dibahas model arsitektur telematika yang terdiri dari client dan server. Pengertian client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak, yiatu pihak client dan pihak server. 15 tahun sejak diperkenalkan client-server telah menjadi pilihan dalam arsitektur aplikasi. Client-server diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Sebagai dampaknya client-server telah mengubah cara atau pola pikir kita dalam mendesain dan membangun aplikasi. Dan ini sangat membantu end-user dalam peng-harapan tentang “the look and feel” dari multiuser software. Dalam perkembangannya, client-server dikembangkan oleh dominasi perusahaan-perusahaan software besar yaitu Baan, Informix, Lotus, Microsoft, Novell, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase. Perusahaan-perusahaan ini adalah superstar pada era pertama dimunculkannya konsep client/ server. Saat ini perusahaanperusahaan ini telah menjadi perusahaan komputer yang stabil dan besar.

  • Asitektur Sisi Client

Arsitektur Client merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.

Karakteristik Klien :

  • Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
  • Menunggu dan menerima balasan.
  • Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
  • Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.
  • Arsitektur Sisi Server

sumber: http://khaizankahfi96.blogspot.co.id/2016/10/telematika-dan-arsitektur.html

Nama: siskawulandari-tkj2-SMKN1 BAURENO

Macam-Macam Mode Jaringan di Dalam Virtualbox

Macam macam mode jaringan di virtualbox – kalian sahabat networking mungkin sudah pada tahu ya apa itu yang namanya virtualbox, tapi buat yang belum tahu apa itu virtualbox dan fungsinya virtualbox saya sarangkan dan persilahkan untuk membaca dulu postingan saya sebelumnya tentang pengetian, fungsi, dan manfaat dari virtualbox. Nah dan pada kesempatan kali ini saya tidak akan mebahasa apa itu yang namanya virtualbox tetapi saya akan menjelaskan macam macam jenis atau mode jaringan yang ada pada virtualbox dan modenya itu ada 5 tetapi saya disini hanya akan menjelaskan jelaskan 4 mode jaringan, kenapa 4 ? karena mode jaringan yang satu lagi jarang digunakan oleh para pengguna virtual dan menurut saya mode jaringan ini hamper bias dikatakan tidak begitu berguna bagi para pengguna virtual. Lalu apa saja mode jaringan yang 4 itu, mereka adalah NAT, Bridged, Internal Network, dan Host-Only Adapter.
Nat (Network Address Translation)
NAT atau (Network Address Translation ) adalah sebuah tipe virtual network default di virtualbox, maksudnya adalah mode NAT akan  secara otomatis menjadi tipe jaringan dari sebuah Virtual Machine yang baru. Fungsi NAT yaitu, dapat terhubung langsung ke OS host, dan memungkinkan bila OS host memiliki koneksi internet maka OS guest secara langsung akan mendapat koneksi internet tanpa harus melakukan settingan terlebih dahulu. Dan NAT juga bisa menghubungi atau ping ke OS host tetapi tidak sebaliknya.

Macam Macam Mode Jaringan di Virtualbox

Bridged Adapter
Dalam mode Bridged Adapter ini memungkinkan OS guest untuk merima data maupun mengirimkan data ke jaringan fisik. Jadi artinya OS guest dan OS host adalah dua computer berbeda yang terhubung ke dalam jaringan yang sama. Bila OS host memiliki lebih dari satu Ethernet maka kita harus memilih/menyetting ke jaringan mana virtual machine/OS guest akan disambungkan. Dan IP yang diberikan ke Vitual machine harus dari subnet yang sama dengan jaringan yang di pakai oleh OS host.

Macam Macam Mode Jaringan di Virtualbox

Internal Network
Internal Network atau dalam bahasa Indonesia (Jaringan Internal) adalah mode jaringan ini memungkinkan kita untuk membuat beberapa virtual machine/OS guest baru yang saling terhubung secara internal, dan pengertian secara internal ini maksudnya adalah sesama virtual machine yang tersambung/menggunakan suatu mode Internal Network sehingga bisa saling menghubungi satu sama lain melalu jaringan. Tapi mode jaringan ini sifatnya terisolasi dari dunia luar sehingga OS guest tidak dapat mengakses/menghubungi OS host dan demikian juga sebaliknya.

Macam Macam Mode Jaringan di Virtualbox

Host-Only Adapter
Dalam mode Host-only adapter ini dapat di artikan atau dianggap sebagai gabungan dari mode Bridged dan mode Internal network. Dalam mode ini OS guest dapat mengakses OS host dan sebaliknya OS host juga dapat mengakes OS guest. OS host dan guest yang menggunakan mode jaringan host-only adapter secaralangsung mereka berdua akan berada dalam satu jaringan yang sama dengan menggunakan Ethernet berbasis software.
Macam Macam Mode Jaringan di Virtualboxnama : siska wulandari

sumber: http://abangnetwork.blogspot.co.id/2014/10/macam-macam-mode-jaringan-di-virtualbox.html

MATERI XII TKJ – ALUR KERJA DARI INDUSTRI LAYANAN INTERNET PADA INDUSTRI ISP

Alur kerja dari industri layanan internet pada industri ISP

 Pertama kita harus terhubung atau terkoneksi dengan suatu ISP, entah itu melalui kabel telepon PSTN (Public Switched Telephone Network), ADSL, DSL, wireless, modem, bahkan sateli VSAT. Lalu koneksi dari ISP yang membawa data atau permintaan kita akan diteruskan ke jaringan internet sesuai dengan permintaan data kita yang akan dibaca dan diterjemahkan oleh router (sebuah perangkat yang hanya memeriksa alamat IP Addressing tanpa memperhatikan content data yang lewat). Router inilah yang nantinya akan menentukan arah jalan paket data atau permintaan kita karena Internet diibaratkan jalan yang mempunyai banyak sekali jalan untuk menuju ke suatu tujuan. Karena sifat router yang pintar maka paket data kita akan ditentukan jalan terbaik untuk mencapai tujuan. Router ke Router inilah yang membawa paket data kita dari pc kita ke ISP dari ISP ke NAP (Network Acces Provider) local lalu ke backbone NAP dunia

 JENIS LAYANAN PERIZINAN JASA TELEKOMUNIKASI

  1. Jasa Teleponi Dasar
  2. Jasa Nilai Tambah Teleponi
    1. Panggilan Premium
    2. Kartu Panggilan
    3. Pusat Layanan Informasi (Call Centre)
  3. Jasa Multimedia
    1. Jasa Akses Internet (Internet Service Provider)
    2. Jasa Interkoneksi Internet (Network Access Point)
    3. Jasa Internet Teleponi untuk Keperluan Publik
    4. Jasa Sistem Komunikasi Data
    5. Jasa Penyediaan Konten

 

Nama: Siska wulandari(27)

sumber:  http://slideplayer.info/slide/11117431/ , https://bismillahcomblog.wordpress.com/2016/01/11/dokumentasi-jaringan-perusahaan/ , https://www.google.co.id/search?q=peraturan+jasa+telekomunikasi&sa=X&ved=0ahUKEwjJ8efX46XVAhXHp48KHUhKDiAQ1QIIeSgG&biw=1366&bih=613

 

 

 

 

PENGOPRASIAN SEBUAH NOC,FUNGSI,TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB NOC

PENGOPRASIAN SEBUAH NOC PADA INDUSTRI LAYANAN INTERNET(ISP)

 

Network Operation Center (NOC) Adalah tempat administrator yang mengawasi, memantau dan mengamankan jaringan komunikasi. Berupa sebuah ruangan yang berisi visualisasi dari jaringan atau jaringan yang sedang dipantau, workstation di mana status rinci jaringan dapat dilihat, dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mengelola jaringan.

Jaringan pusat operasi adalah titik fokus untuk mengatasi masalah jaringan, distribusi perangkat lunak dan update, router dan manajemen nama domain, memantau kinerja, dan koordinasi dengan jaringan afiliasi.

Singkatan dari ” Network Operations Center.” Ini adalah lokasi pusat dimana perusahaan server dan peralatan jaringan berada. NOC dapat berada baik di dalam kampus perusahaan atau di lokasi eksternal. Bisnis yang lebih kecil dan organisasi sering memiliki NOC internal, di mana teknisi lokal mengelola dan memonitor server. Perusahaan besar mungkin memiliki setup NOC di lokasi yang dikembangkan secara khusus untuk peralatan rumah server.

Network Operations Center, sering disebut pusat data, hampir selalu terhubung ke koneksi Internet berkecepatan tinggi. NOC besar, seperti yang digunakan oleh web hosting perusahaan, sering terhubung langsung ke internet backbone . Hal ini memberikan server yang paling bandwidth mungkin.

Sementara NOC digunakan oleh semua perusahaan hosting Web dan ISP , mereka juga berguna untuk perusahaan jasa yang tidak terkait ke Internet.

Banyak perusahaan menggunakan NOC untuk mengelola komunikasi internal, mengelola karyawan account e-mail, dan data cadangan. Karena memelihara koneksi internet sangat penting untuk kebanyakan bisnis saat ini, kebanyakan NOC dimonitor 24 / 7, dengan pemberitahuan otomatis yang memberitahu teknisi ketika server atau koneksi jaringan ke bawah.

Sebuah NOC biasanya menyediakan layanan dan kemampuan berikut:

  1. Perumahan jaringan switching, routing peralatan.
  2. Perumahan server dan peralatan penyimpanan data.
  3. Pemantauan link backbone semua dan perangkat jaringan.
  4. Memastikan operasional yang berkesinambungan dari server dan jasa.
  5. Memberikan dukungan yang berkualitas bagi pelanggan internal maupun eksternal.
  6. Mengatasi masalah dari semua masalah jaringan dan sistem yang terkait
  7. Sebuah perusahaan besar biasanya memiliki sendiri Network Operation Center, yang mendukung seluruh atau sebagian dari perusahaan. Sekarang ada beroperasi secara komersial Network Operation Center untuk memberikan layanan kepada perusahaan lain.

 

 

Tujuan dari NOC

Tugas NOC adalah menangani konfigurasi dan perubahan manajemen jaringan, network security, performance dan policy monitoring, pelaporan, jaminan kualitas, scheduling dan dokumentasi dengan memanfaatkan kemampuan management network, monitoring dan analysis tools.

NOC memberikan kemudahan kepada user dalam melakukan aktivitas koordinasi operasi dengan semua pendukung dan vendor terkait dengan fungsi network.

Kegiatan pada NOC adalah memberikan support selama 24 jam dengan aktivitas sebagai berikut :

  1. Memonitor operais semua hubungan backbone dan pendukung jaringan lainnya.
  2. Menjamin bahwa server dan pelayanan bekerja secara terus menerus selama 24 jam.
  3. Memberi jaminan untuk mendukung kualitas layanan jaringan kepada pengguna.
  4. Perbaikan semua masalah jaringan dan sistem terkait.
  5. Membuka pelacakan dan resolusi dokumentasi permasalahan pada sistem jaringan.

NOC di fasilitas siaran televisi bertanggung jawab atas gambaran teknis dan operasional dari semua layanan siaran jaringan, termasuk pemantauan, memperbaiki, dan pemecahan masalah sehari-hari.

  • Tugas yang termasuk dalam NOC siaran meliputi:
  1. Serial Digital VideoASI , multiplex dan data stream DVB pemantauan teknis
  2. Jaringan
  3. RFdan IF distribusi
  4. video turnaround layanan Monitoring
  5. Mengawasi, memantau dan memelihara jaringan telekomunikasi. 

NOC bertanggung jawab untuk memantau jaringan untuk alarm atau kondisi tertentu yang memerlukan perhatian khusus untuk menghindari dampak pada kinerja jaringan. Sebagai contoh, dalam telekomunikasi lingkungan, NOC bertanggung jawab untuk memantau atas kegagalan listrik, alarm jalur komunikasi (seperti kesalahan bit , framing kesalahan, kesalahan coding baris, dan sirkuit ke bawah) dan masalah kinerja lain yang dapat mempengaruhi jaringan. menganalisis masalah NOC, melakukan pemecahan masalah, berkomunikasi dengan teknisi situs dan NOC lainnya, dan masalah melacak melalui resolusi. Jika perlu, NOC meningkat masalah kepada personil yang tepat. Untuk kondisi parah yang tidak mungkin untuk mengantisipasi – seperti listrik atau kabel serat optik cut – NOC memiliki prosedur di tempat untuk segera menghubungi teknisi untuk memperbaiki masalah.

 

Nama: Siska wulandari(27)

Sumber: https://www.google.co.id/search?q=peraturan+jasa+telekomunikasi&sa=X&ved=0ahUKEwjJ8efX46XVAhXHp48KHUhKDiAQ1QIIeSgG&biw=1366&bih=613 https://bismillahcomblog.wordpress.com/2016/01/11/dokumentasi-jaringan-perusahaan/  http://slideplayer.info/slide/11117431/

 

 

 

PENGERTIAN ISP, FUNGSI, DAN PERAN TANGGUNG JAWAB INTERNET SERVICE PROVIDER

Pengertian ISP (Internet Service Provider)

Internet Service Provider merupakan perusahaan yang menawarkan jasa layanan kepada seluruh masyarakat sehingga bisa terhubung ke dalam suatu jaringan internet Bagi pengguna, untuk bisa terhubung ke dalam Internet begitu mudah. Bisa dengan menghubungi ISP melalui Modem (Modulator de Modulator) dan Komputer, lalu ISP tersebut yang nantinya akan langsung mengurus perincian yang dibutuhkan untuk bisa terhubung dalam jaringan komputer, juga sudah termasuk biaya koneksi tersebut. ISP ini nantinya akan membagi kapasitas koneksi di dalam Internet yang mereka miliki untuk penggunanya yang membutuhkan layanan internet. Saat ini, keberadaan dari Internet Service Provider sangat-sangat dibutuhkan. Dan kehandalan dari sistem ini juga berpengaruh/berdampak pada kecepatan koneksi yang dimiliki. ISP memiliki jaringan baik itu secara domestik maupun secara internasional sehingga pengguna dari sambungan yang telah disediakan oleh ISP bisa terhubung dengan baik ke dalam jaringan Internet global atau jalur internet yang lebih luas. Jika kalian ingin tahu, awalnya ISP ini memiliki identik dengan jaringan telepon, karena dahulu ISP menjual koneksi dengan melalui jaringan telepon. Dan sekarang, seiring dengan perkembangan zaman, teknologi ISP tersebut berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon, akan tetapi juga menggunakan teknologi seperti wireless dan fiber optic.

Fungsi ISP (Internet Service Provider)

Fungsi ISP  (Internet Service Provider) dalam pengaksesan jaringan internet yaitu sebagai berikut:

  • Menghubungkan suatu pengguna/konsumen ke gateway internet yang terdekat.
  • Untuk suatu media yang memberikan suatu pelayanan jasa untuk terhubung ke sebuah internet.
  • Untuk yang Menyediakan barang modem untuk dial-up.
  • Untuk sebagai yang menghubungkan sih user kepada suatu layanan informasi WWW (World Wide Web).
  • Memungkinkan sih user untuk memakai suatu layanan surat elektronik, yang sering disebut dengan E-mail.
  • Memungkinkan para user untuk melakukan sebuah percakapan suara melalui sambungan jaringan internet.
  • Untuk Memberikan tempat untuk homepage.
  • Internet Service Provider (ISP) melakukan suatu proteksi dari penyebaran virus dengan menerapkan suatu sistem antivirus untuk penggunanya.
  • Fungsi ISP (Internet Service Provider) yaitu sebagai suatu perusahaan yang menawarkan sebuah jasa pelayanan untuk berhubungan dengan sebuah jaringan internet. Untuk bisa mengaksesnya, kita cukup menghubungi saja jasa Internet Service Provider/ISP melalui perangkat komputer dan modem. Sesudah itu ISP akan mengurus semua yang diperlukan untuk berhubungan dengan internet.

Peran dan tanggung jawab pada ISP (Internet Service Provider)

Definisi ISP (Internet Service Provider) 
Penyedia jasa Internet (disingkat PJI) (bahasa InggrisInternet service provider disingkat ISP) adalah perusahaan atau badan yang menyediakan jasa sambungan Internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyedia jasa Internet. Mereka menyediakan jasa seperti hubungan ke Internet, pendaftaran nama domain, dan hosting.
ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestik maupun internasional sehingga pelanggan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan Internet global. Jaringan di sini berupa media transmisi yang dapat mengalirkan data yang dapat berupa kabel (modemsewa kabel, dan jalur lebar), radio, maupun VSAT. 
Di Indonesia sendiri sejauh ini telah berdiri beberapa internet service provider, beberapa contoh ISP yang ada di Indonesia, antara lain adalah Telkom Speedy, SmartFren, Indosat dan lain sebagainya.

Persyaratan-persyaratan sebuah ISP Kriteria Untuk Memilih ISP (internet service provider)

Pengertian ISP ( internet service provider) adalah perusahaan yang bergerak dalam jasa pelayanan internet. Perusahaan ini menginvestasikan dananya untuk membangun infra struktur jaringan internet. Jika kita ingin terhubung ke jaringan internet terlebih dahulu harus menghubungkan komputer kita ke sebuah ISP tertentu dengan mematuhi syarat-syarat yang diberikan oleh ISP tersebut mulai dari besarnya biaya yang dibebankan, kecepatantransfer data, dan juga batas waktu untuk mengakses internet. ISP-ISO di Indonesia tergabung dalam asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia (APJII). Saat ini para provider negeri ini banyak yang saling bersaing dengan memberikan tarif yang cukup murah. Misalnya Telkom Flexy dengan Fren dengan fren mobi, Smart yang membundling layanannya dengan hape modem buatan china.
Pada kesempatan ini mau berbagi tips 8 kriteria yang dapat digunakan untuk memilih ISPagar mendapatkan pelayanan seperti yang kita harapkan

  1. Kecepatan transfer data

Dalam berinternet ria, kita tak akan terlepas dari yang namanya download, upload dan browsing. Semua aktifitas tersebut akan sangat bergantung dengan kecepatan transfer data yang telah disediakan provider. semakin besar kecepatan transfer data yang disediakan provider artinya semakin besar kecepatan trasfer data yang kita peroleh dari ISP kita maka akan semakin cepat proses kita dalam mengakses internet.

  1. Bandwith

Pengertian bandwith adalah lebar saluran data yang dilewati secara bersamaan oleh beberapa data yang ditransfer dalam suatu jaringan. Ibaratkan bandwith itu jalan raya, semakin lebar jalannya maka semakin banyak kendaraan yang bisa lewat secara bersamaan. Kita perlu untuk

mengetahui badwith yang dimiliki oleh suatu ISP untuk mengetahui kemampuan ISP tersebut dalam melakukan transfer data, juga agar bisa dijadikan pembanding dengan ISP yang lain

  1. Memilih server proxy

Server proxy memungkinkan seorang user dapat mengakses sebuah situs yang disukainya dengan cara yang lebih cepat karena user dapat mengunjungi web favoritnya tanpa terhubung langsung dengan server web tersebut. Selain itu cara ini juga dapat menghemat bandwith.

  1. Memiliki backbone

Saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet disebut backbone, dalam pembuatan backbone memerlukan biaya dan teknologi yang tinggi, biasanya ISP menyewa backbone dari perusahaan lain atau menggunakannya secara bersama-sama dengan ISP lain. Cara tersebut dapat menghemat biaya tetapi juga dapat mengurangi kecepatan akses dari masing-masing ISP.

  1. Keamanan data

Seperti yang telah kita ketahui, di internet ada banyak jenis kejahatan internet yang mengintai. Oleh karena itu kita harus memastikan apakah layanan ISP tersebut telah menggunakan sistem keamanan atau firewall yang baik atau tidak.

  1. Biaya
  2. Hardware
    untuk memastikan layanan yang akan kita terima benar-benar terjamin perlu juga diketahui spesifikasi hardware yang mereka gunakan, seperti jumlah dan kecepatan modem yang dimiliki dan rasio pelanggan permodem dalam ISP tersebut.
  3. Teknologi yang digunakan
    selain yang sudah disebutkan di atas, hal lain yang perlu kita perhatikan dalam memilih ISPadalah teknologi yang digunakan, beberapa penyedia layanan internet ada yang menggunakan sistem kompresi data yang memungkinkan transfer data menjadi lebih cepat.